Co-Fest 2019 Menjawab Tantangan Millennials dan Gen Z Hadapi Era Disrupsi

Mon Nov 11 2019 17:50:37 GMT+0700 (WIB), by WebTVAsia Indonesia
Co-Fest 2019 Menjawab Tantangan Millennials dan Gen Z Hadapi Era Disrupsi

Pada saat ini, generasi millennials dan Gen Z sedang dihadapkan oleh tantangan di era disrupsi. Nah untuk menghadapi tantangan tersebut, generasi millennials dan Gen Z diharapkan dapat berkolaborasi dalam segala hal. Collaboration Festival (Co-Fest) hadir untuk membantu dan menjawab tantangan ini. Co-Fest mengangkat tema “Spirit of Millennials and Gen Z” yang diadakan pada 12-15 November 2019 di Universitas Pembangunan Jaya.

 

Co-Fest bertujuan untuk mendorong mahasiswa berpikir kreatif demi menciptakan sebuah karya yang inovatif dengan berkolaborasi di era disrupsi. Co-Fest hadir dengan rangkaian seminar yaitu “Collaborative Marketing in Disruptive Era” yang akan membahas mengenai tren kolaborasi pemasaran pada era disrupsi ini, dan akan menghadirkan pembicara seperti Fluxcup dan Fitra Eri sebagai content creator, dan Faris Fadhlirrahman (Brand Activation Manager GOJEK), juga Charles DW Simaremare (Head of Corporate Communication FIFGROUP) pada Selasa, 12 November 2019.

 

Di hari yang sama, Co-Fest juga akan membahas mengenai material rotan yang saat ini banyak digunakan sebagai interior desain di dalam seminar “Design & Your Living Space”, yang akan menghadirkan pembicara handal dalam industri produk rotan yaitu Abie Abdillah (Founder Studio HIJI) dan Perwakilan dari “Juno Home”. - More - Seminar lainnya mengambil tema “Political Literacy for Millennials & Gen Z” yang membahas mengenai pentingnya generasi millennials dan Gen Z untuk memiliki pengetahuan tentang dunia politik, dan akan menghadirkan Michael Victor Sianipar (Ketua DPW PSI DKI Jakarta), Wahyu Setiawan (Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI), Boni Hargens (Pengamat Politik) dan Hillary Brigitta Lasut (Anggota DPR RI periode 2019-2024) pada Rabu, 13 November 2019.

 

Masih di hari yang sama, seminar selanjutnya bertemakan “How to Identify Hoax and Fake News” membahas mengenai peran generasi millennials dan Gen Z dalam membedakan informasi yang benar dan salah di era digital yang penyebaran informasinya sangat cepat.  Seminar ini akan menghadirkan Saraya Adzani (PR & Partnership Associate IDN Media) dan Syarief Ramaputra (Fact Checker and Content Writer MAFINDO) sebagai pembicara.

 

Rangkaian acara lainnya akan membahas mengenai pengelolaan keuangan guna mencapai pembangunan berkelanjutan yang merata di setiap daerah dalam seminar “Strategi Pengelolaan Keuangan untuk Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan”, yang akan menghadirkan pembicara yaitu Airin Rachmi Diany, SH., M.H., M.KN (Wali Kota Tangerang Selatan) (dalam konfirmasi) dan Drs. H. Warman Syanudin, MM (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Tangerang Selatan) pada Kamis, 14 November 2019.

 

Arkan Faruqi, selaku ketua acara dari Co-Fest berharap bahwa acara ini akan menjadi acara terbesar di Tangerang Selatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa, “Co-Fest merupakan salah satu acara yang akan menjawab tantangan generasi millennials dan Gen Z bahwa kolaborasi merupakan solusi yang dapat menjawab sebuah tantangan atau menyelesaikan sebuah masalah di era disrupsi ini” kata Arkan.

 

Communication Festival (COMMFEST) merupakan sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Pembangunan Jaya yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016 dengan tema “Super Entrepreneur”, lalu di tahun 2017 terdapat dua COMMFEST yaitu “Diginesia” dan “Evolution of Mass Media (EVODIUS) dan berkolaborasi dengan Program Studi Manajemen, Psikologi, dan Akuntansi. Kemudian pada tahun 2018 mengangkat tema “Creative Entrepreneur Dare to Innovate and Inspire People (CREDIT TITLE)”. Pada tahun 2019, COMMFEST berganti nama menjadi Collaboration Festival (Co-Fest) degan tema “Spirit of Millennials and Gen Z”.


Share Your Comments



Contact Us

Ola.id