Tembak Pacar Demi Konten, Youtuber Monalisa Perez Masuk Penjara

Thu Jun 27 2019 13:35:08 GMT+0700 (WIB), by Faliha Ishma Amado
Tembak Pacar Demi Konten, Youtuber Monalisa Perez Masuk Penjara

Internet dan media sosial sudah menjadi "asupan" sehari-hari masyarakat, terutama kalangan Gen Z. Kini, banyak orang yang bisa terkenal serta mendapatkan uang banyak hanya karena konten kreatif yang mereka unggah ke Instagram atau YouTube mereka.

 

Tidak sedikit yang menjadi korban karena ide gilanya sendiri. Salah satu kasus yang ekstrem adalah YouTuber Pedro Ruiz III dan pacarnya, Monalisa Perez. Kisah tragis ini terjadi satu tahun yang lalu, tetapi masih banyak orang yang belum mengetahuinya.

 

 

 

YouTube channel-nya, La MonaLisa, menampilkan potongan-potongan dari kehidupan sehari-hari Monalisa dan Pedro, serta lelucon konyol atau pranks, seperti saat Pedro memberikan Monalisa donat yang ditaburi bedak bayi dan bukan gula bubuk. Karena kontennya dianggap kurang booming, akhirnya pasangan remaja tersebut memutuskan untuk menaikkan standar.

 

Pedro berencana untuk meresmikan channel baru, Dammit Boy, dengan video Monalisa menembaknya di dada melalui ensiklopedia bersampul setebal satu setengah inci. Ia sudah berlatih dengan menembaki buku tebal lain untuk memastikan itu akan menghentikan peluru.

 

"Saluranku akan terdiri dari banyak hal gila," ujar Pedro yang berusia 22 tahun pada Juni 2017 mengenai apa yang dimaksudkan sebagai video debut Dammit Boy. "Hiburan khusus untuk kalian. Kontenku gila... Dengan ini menjadi video pertamaku, aku berharap bisa menangkap semua audiens, seperti itu," lanjutnya sambil menjentikkan jari.

 

"Aku tidak bisa melakukan ini, aku sangat takut. Jantungku berdetak..." keluh Monalisa saat Pedro memaksanya untuk menembak. "Sayang, jika aku membunuhmu apa yang akan terjadi dalam hidupku? Seperti, tidak ini tidak apa-apa... Aku tidak ingin bertanggung jawab."

 

Pedro lantas meyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja asalkan ia memukul buku (di mana Pedro sudah menulis di bagian tengahnya, "tolong tekan di sini") dan akhirnya gadis itu menarik pelatuk.

 

"Oh, s-t," kata Pedro ketika ia menyadari bahwa ia tertembak. Ia meninggal sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

 

"Saya benar-benar tidak tahu apa yang mereka pikirkan," Sheriff County Norman Jeremy Thornton mengatakan kepada New York Times. "Saya hanya tidak memahami generasi muda dalam mencoba mendapatkan ketenaran selama 15 menit mereka."

 

Transkrip dari video yang tidak pernah diunggah adalah bagian dari kasus pidana terhadap Monalisa, yang dijatuhi hukuman 180 hari penjara setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua. Juga sebagai bagian dari perjanjian pembelaannya yang dilaporkan, ia dilarang mengambil untung dengan cara apa pun dari kisahnya yang benar-benar aneh dan dilarang seumur hidup untuk memiliki senjata api.

 

Ia melanjutkan vlogging pada Juli 2018.

 

Dalam sebuah video berjudul "It's Not Just Easy" yang ditonton lebih dari 12.000 kali, Monalisa mengungkapkan perasaannya. "Kesedihan mendalam menyelimutiku. Aku sangat merindukan Pedro. Aku benar-benar belajar untuk tidak menunjukkan emosi. Aku benar-benar menekan semua perasaan di dalam diriku karena aku tidak ingin merasakan apa pun. Sangat sulit bagiku untuk menjadi emosional sekarang... Aku memang menangis, tetapi tidak sering. Terutama tidak di depan orang."

 

Tragis sekali ya, Viral People. Perlu diingat bahwa ingin terkenal sah-sah saja, tapi jangan sampai menjadikan nyawa sebagai taruhannya ya.


Share Your Comments



Contact Us

Ola.id