#LiesYourParentsToldYou Trending, Relatable-kah?

Thu Jun 20 2019 16:18:24 GMT+0700 (WIB), by Faliha Ishma Amado
#LiesYourParentsToldYou Trending, Relatable-kah?

Twitter kembali ramai dengan tagar-tagar baru, Viral People. Nah, salah satu tagar yang sedang ramai dibahas adalah #LiesYourParentsToldYou atau kebohongan-kebohongan yang pernah diucapkan orang tua kalian.

 

Berikut ialah list beberapa kebohongan yang sering diucapkan orang tua saat kita kecil. Check it out!

 

1. "Kalau dia gangguin kamu terus, itu tandanya dia suka sama kamu. Dia cuma malu kok!"

 

Kalian para perempuan pasti pernah kan ketemu anak laki-laki yang hobinya iseng? Pokoknya apapun yang kalian lakukan pasti diganggu sama dia. Biasanya, begitu sampai rumah kalian akan cerita ke orang tua ada kejadian seru apa saja di sekolah, tidak terkecuali anak laki-laki yang iseng ini. Kadang saking kesalnya, muka kalian jadi cemberut atau bahkan sampai nangis. Pembelaan yang biasanya diucapkan sama orang tua kalian adalah "Dia ganggu kamu karena sebetulnya dia suka sama kamu, tapi dia malu". Memang ada sih yang malu-malu begitu, tapi kan bukan semuanya juga. Kalau diingat lagi saat kalian dewasa seperti sekarang, jadi agak lucu ya.

 

2. "Lima menit lagi kita pulang, sabar ya"

 

Kalimat ini biasa keluar saat lagi di acara keluarga atau supermarket. Namanya anak kecil pasti merasa bosan ikut acara kumpul keluarga, apalagi kalau tidak ada saudara sebaya yang bisa diajak bermain dan di acara itu penuh orang-orang dewasa dan berumur. Super membosankan juga kalau diajak ke supermarket dan ibu yang janjinya cuma beli keperluan utama justru berakhir beli macam-macam produk yang sebenarnya tidak diperlukan. Bilangnya sih lima menit, padahal lima menit bisa berakhir jadi enam kali lipat.

 

3. "Nanti Mama sama Papa pikirin dulu ya"

 

Ketika terus-terusan merengek meminta sesuatu, biasanya orang tua jadi tidak tega untuk langsung menolak. Tapi, mereka juga tidak bersedia untuk mengiyakan. Alhasil, jawaban andalannya adalah akan dipikirkan baik-baik. Beberapa saat kemudian, mereka akan kembali untuk memberikan jawaban kepada anaknya. Apakah jawabannya tergantung situasi dan kondisi? Memungkinkan, tapi jarang. Biasanya jawaban yang diberikan bersifat absolut, yaitu "Nggak boleh".

 

4. "Kalau kamu jujur, Mama dan Papa nggak akan marah"

 

Kalian pasti pernah kan berbuat suatu kesalahan tapi takut untuk mengakui karena kalian sudah yakin akan dimarahi? Untuk membuat kita mengaku, seringnya orang tua akan mengeluarkan kalimat seperti "Mama dan Papa akan lebih seneng kalau kamu jujur. Beneran deh, kalau kamu jujur Mama sama Papa nggak akan marah". Karena dipersuasi dan diyakinkan secara terus-menerus, lama-kelamaan kita akan percaya dengan kalimat tersebut. Sayangnya, sesudah mengaku, kita justru 'disemprot' habis-habisan. Apakah ini yang dinamakan 'janji palsu'?

 

5. "Hati-hati makannya. Kalau bijinya ditelan nanti tumbuh di perut lho!"

 

Waktu kecil kita diwajibkan untuk sering makan buah-buahan. Jeruk, apel, semangka, dan masih banyak lagi yang lain. Orang tua terkadang suka iseng. Di saat kita lagi asyik makan semangka, misalnya, mereka tiba-tiba akan bercanda dan bilang kalau biji semangka yang tidak sengaja tertelan nantinya tumbuh di dalam perut kita. Sama halnya dengan permen karet. Katanya kalau menelan permen karet, nanti akan tersangkut di usus dan permennya tidak akan keluar sampai 7 tahun lamanya.

 

Itulah kebohongan-kebohongan yang sering diucapkan orang tua kita saat kita kecil. Yang mana yang paling sering kalian dengar, Viral People?


Share Your Comments



Contact Us

Ola.id