5 Fakta Huruf Braille yang Perlu Kamu Tahu

Thu Apr 25 2019 15:30:09 GMT+0700 (WIB), by Fanya Aghniya
5 Fakta Huruf Braille yang Perlu Kamu Tahu

(src: mib.org.uk)

 

Hi Viral People! Huruf Braille adalah huruf dengan bentuk simbol titik-titik yang melambangkan huruf alfabet yang biasa kita gunakan, angka dan tanda baca yang disusun sedemikian rupa sehingga titik-titik yang timbul tersebut mampu diraba oleh ujung jari untuk diartikan menjadi huruf yang mampu dibaca. Huruf braille sangat berguna bagi teman-teman penyandang tunanetra yang pada akhirnya dapat melihat dan membaca huruf dan tulisan melalui tangan mereka.

 

Huruf braille memiliki sejarah yang panjang sebelum pada akhirnya digunakan secara internasional seperti saat ini. Berikut ini 5 fakta yang harus kamu ketahui mengenai huruf braille!

 

britannica-com

(src: britannica.com)

 

  • Diciptakan seorang tunanetra Prancis, Louis Braille

Louis Braille terlahir dengan keadaan normal dan dapat melihat dengan baik pada tanggal 4 januari 1809, namun ketika ia berusia tiga tahun ia mengalami kecelakaan di ruang kerja ayahnya yang membuatnya mengalami kebutaan permanen akibat matanya tertusuk benda tajam. Dan pada usia 15 tahun ia mulai menciptakan dan memperkenalkan huruf-huruf yang berupa kombinasi dari urutan titik-titik timbul yang kemudian dinamai dan dikenal dengan namanya, yaitu huruf braille. Dan hingga saat ini selain namanya yang diabadikan, hari lahir Louis Braille pun diperingati sebagai hari braille internasional.

 

  • Awalnya digunakan untuk membantu tentara membaca dalam gelap

Huruf-huruf yang berupa kombinasi garis dan titik yang timbul pada awalnya digunakan oleh seorang perwira arteri napoleon, kapten Charles Barbier dan dinamakan night writing, berfungsi untuk membantu tentara membaca dalam keadaan gelap maupun untuk menyimpan sebuah sandi rahasia. Namun saat itu masih banyak kekurangan dalam sistem penulisan ini, hingga Louis Braille akhirnya menyempurnakan dan mengujicobakannya pada beberapa orang tunanetra. Dan ternyata, mereka lebih peka dengan titik-titik dibanding dengan garis, dan itulah mengapa saat ini huruf braille hanya kombinasi dari titik-titik saja tanpa menggunakan garis.

 

hims-inc-com

(src: hims-inc.com)

 

  • Telah banyak teknologi yang terintegrasi

Dan di era serba teknologi sekarang ini pun huruf braille tidaklah sebatas hanya susunan titik-titik timbul diatas kertas saja, namun juga telah banyak diintegrasikan dengan berbagai perangkat teknologi canggih yang mampu memudahkan teman-teman tunanetra ikut menikmati perkembangan teknologi yang kian pesat ini. Salah satu teknologi yang telah mengintegrasikan diri dengan braille adalah Braille EDGE 40, alat ini dapat dihubungkan dengan ponsel pintar, tablet ataupun komputer via bluetooth yang kemudian penggunaanya dapat membaca huruf braille yang terdapat pada alat tersebut yang sudah terhubung dengan perangkat komputer mereka.

 

  • Sempat dilarang pada awal kemunculannya

Pada awal kemunculannya ketika selesai dirampungkan pada tahun 1834, penyebaran huruf braille sempat mengalami penolakan ketika Louis mencoba mengajarkannya pada anak-anak tunanetra di sekolah tempatnya mengajar, karena menganggapnya tidak masuk akal untuk mengajarkan bentuk huruf yang berbeda dari bentuk huruf pada umumnya. Namun Louis terus berusaha dan menerjemahkan buku-buku pelajaran menjadi huruf braille dan selama itu terus mengajarkan murid-muridnya secara diam-diam.

Kemudian pada 1847 Huruf braille akhirnya diperbolehkan untuk diajarkan di sekolah. Dan barulah setelah beberapa bulan kematian Louis, huruf braille baru disadari manfaatnya dan diakui oleh pemerintah hingga kemudian digunakan secara universal.

 

  • Memiliki dasar hukum untuk difasilitasi oleh negara

Mengingat pentingnya keberadaan huruf ini untuk memudahkan teman-teman tunanetra mengakses informasi, PBB telah mewajibkan setiap negara untuk mengoptimalkan dan mengusahakan sarana dan prasarana terkait penyediaan huruf braille. "Penyediaan akses, termasuk sarana pendukung produksi Braille bagi ragam disabilitas sensorik netra menjadi tanggung jawab negara," kata Terry Mutuku. Ini tercantum dalam beberapa pasal UNCRPD.


Share Your Comments



Contact Us

Ola.id