Bikin Sedih, Penyakit Langka Sebabkan Gadis Ini Hanya Makan Satu Biskuit Sehari

Sun Sep 23 2018 03:27:01 GMT+0700 (WIB), by Tommy Utomo
Bikin Sedih, Penyakit Langka Sebabkan Gadis Ini Hanya Makan Satu Biskuit Sehari

Rose Kelble. (Foto: Mirror)

 

Viral People - Kalau kamu merasa capek dan jenuh dengan aktivitas setiap hari, bersyukurlah. Karena ada lho yang nggak seberuntung kamu, bisa jalan kemana-mana dan makan enak. 

 

Lihatlah gadis bernama Rose Kelble, 18 tahun, dari Stevensville, Maryland, Amerika Serikat ini, karena penyakit langka Ehler Danlos Syndrome (EDS) dan Mast Cell Activation Syndrome, membuat tubuhnya sangat lemah. 

 

Tidak hanya itu, Rose juga menderita gastroparesis yakni otot lambung yang melemah diperparah median arcuate ligament syndrome yang menyebabkan kondisi nyeri perut dan pencernaan. Ini membuatnya tak bisa menelan makanan padat. 

 

Dilansir dari laman Mirror, Rose Kelble tidak dapat bersekolah, makan, mandi, atau bahkan berjalan sendiri. Sedih, ya.

 

Selama dua tahun terakhir, Rose hanya mengonsumsi satu biskuit setiap hari karena itu adalah satu-satunya makanan yang dapat dicerna.

 

"Menu makan malamku biskuit, sebutir per hari. Tetapi kini makanan biskuit membuat perutku sangat mual," kata Rose.

 

"Sekarang aku bahkan sudah menyingkirkan biskuit, karena membuatku muntah, sama seperti makanan lain," lanjutnya.

 

Ia menambahkan, terkadang merasa sedih saat melihat orang-orang disekelilingnya makan dengan lahap. "Terkadang seperti terganggu,karena aku tidak bisa menikmati makanan yang semua orang di sekitarku makan dengan bebas," ujarnya sedih.

 

Satu-satunya hiburan saat pagi hari. Dimana dia bisa pergi ke minimarket dan berjalan dengan bantuan dari pacarnya, Molly.

 

"Saat pacar saya pulang, seperti ada cahaya kecil di kegelapan. Aku bisa pergi ke minimarket dengannya dan itu hal yang paling membuat aku senang di dunia," ungkapnya. Ia pun memuji pasangannya sebagai 'pria terbaik sedunia'.

 

Pergi ke minimarket jadi hiburan menyenangkan untuk Rose. (Foto: Mirror)

 

Meski begitu banyak penderitaan Rose tetap tegar dan tabah. "Setiap hari adalah perjuangan. Saat bangun, aku siap untuk berjuang untuk hidup kembali seperti pada hari lakukan sehari sebelumnya," ujarnya.

 

"Aku berencana kuliah begitu kondisi kesehatan tubuh menjadi lebih baik," harapnya. 
 


Share Your Comments



Contact Us

Ola.id