Akankan Robot Menjadi Influencer Instagram di Masa Depan ?

Tue Sep 11 2018 04:17:18 GMT+0700 (WIB), by Tommy Utomo
Akankan Robot Menjadi Influencer Instagram di Masa Depan ?

Lil Miquela, selebgram robot yang menghebohkan. (Foto: Instagram/lilmiquela) 

 

WebTVAsia.idAda banyak model, content creator dan influencer di Instagram yang membantu mempromosikan produk, merek, dan pakaian tertentu. Tetapi pernahkah kamu sadar satu diantara mereka adalah bukan manusia nyata?

 

Perkenalkan Lil Miquela yang secara resmi dikenal sebagai Miquela Sousa. Selebgram dengan akun @lilmiquela menuliskan angka 19 tahun di bio-nya. Tercatat ia memiliki lebih dari 1,4 juta follower dengan 273 content. 

 

Sekilas tak ada yang aneh. Namun Lil Miquela adakah karakter yang dibuat menggunakan computer generated imagery  atau CGI. Jadi, pada dasarnya dia robot. 

 

Akunnya, dibuat pada tahun 2016 dan mempunyai tanda centang biru yang terkenal menunjukkan bahwa dia adalah akun terverifikasi.

 

Hingga April 2018 ini, banyak orang tidak tahu sama sekali bahwa Lil Miquela bukan orang sungguhan. Tidak ada tanda khusus bahwa dia adalah robot selain spekulasi dari pengguna Instagram lainnya. Dia dapat terlihat menyesap minuman, makan makanan, merajah tato dan memakai model pakaian high-end.

 

Kini, di bio Instagram-nya sekarang tertulis idetntitas robot. Bersama dengan informasi lain seperti "LA," Black Lives Matter dan  tautan ke akun lain seperti @lgbtlifecenter. 

 

Ternyata, banyak bisnis yang menggunakan robot CGI untuk mempromosikan merek mereka, meskipun mereka sadar akan identitas yang sebenarnya. 

 

Ada perdebatan dari pengguna Instagram lain. Banyak yang menyebut ini adalah penipuan di media sosial dengan semua CGI dan software editan canggih yang tersedia.

 

Profesor Jennifer Grygiel, dari Syracuse University menjadi ahli komunikasi yang menyatakan bahwa  perusahaan harus jujur tentang pengguna CGI di media sosial.

 

“Ketika saya tumbuh dewasa, setidaknya kami tahu Barbie adalah boneka. Selama lebih dari dua tahun, mungkin ada orang-orang, terutama remaja, yang berpikir Miquela mungkin adalah seorang manusia, ”katanya seperti dilansir dari laman Studybreaks.

 

"Kami membutuhkan penjelasan dari merek untuk diungkapkan. Kami juga membutuhkan perusahaan-perusahaan ini untuk membantu sehingga mereka tidak memfasilitasi dan berpartisipasi dalam penipuan massal ini,” tegasnya.

 


Tapi, ada juga berpendapat bahwa tidak ada perbedaan besar antara influencer manusia dan CGI. Yang mereka pedulikan hanya transparansi dan perolehan awarness.

 

Bagaimana menurutmu?



Share Your Comments



Contact Us

Ola.id