Content Creator, Begini Panduan Membuat Travel Guide untuk Generasi Millenial

Thu Aug 30 2018 00:01:30 GMT+0700 (WIB), by Tommy Utomo
Content Creator, Begini Panduan Membuat Travel Guide untuk Generasi Millenial

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

 

WebTVAsia.id - Pernahkah kamu ingin mengunjugi suatu tempat, tetapi kamu bingung dengan kondisi lokasi? Biasanya kebingungan itu menimbulkan keraguan untuk pergi dan mengakibatkan kamu urung bepergian ke tempat tersebut.

 

Nah, disinilah perlunya content travel guide atau panduan perjalanan. Sebagai content creator, kamu dapat membuat travel guide dalam bentuk vlog, artikel, grafis bahkan podcast yang sedang menjadi trend.

 

Namun ingat, terdapat beberapa hal yang harus kamu pahami sebagai content creator saat membut travel guide. Raden Yudasmoro Minasiani melalui buku 'Travel Writer' yang diterbitkan Metagraph menyampaikan bahwa, tujuan sebuah travel guide adalah untuk memastikan pembaca atau pemirsa vlognya tidak ragu mengunjungi destinasi yang dibuat.

 

"Secara umum, travel guide sebetulnya memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi tentang daerah yang akan kita tuju. Akan tetapi, seiring perkembangan kebutuhan, travel guide kini juga berfungsi sebagai alat untuk lebih mengenal daerah tujuan sebelum kita sampai disana," kata Yudasmoro.

 

"Kita jadi lebih siap dan bisa meminimalkan efek benturan budaya yang bakal terjadi di lokasi," sambungnya. Yudasmoro menambahkan, biasanya travel guide terdiri dari lima hal: 

 

1. How to get there
 

 

Informasi tentang sarana angkutan umum atau cara-cara bagaimana menuju ke lokasi. Buatlah panduan rute perjalanan menggunakan transportasi apa saja yang tersedia. Dan, cantumkan infomasi ongkos yang berlaku saat itu.

 

2. Where to stay
 

 

Informasi tentang nama-nama penginapan. Kamu juga bisa menambahkan ulasan tempat kamu menginap, bisa berupa hotel, home stay berikut biaya dan fasilitas yang didapatkan. 

 

Tujuannya agar pembaca mendapat gambaran dan menyesuikan sendiri sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan masing-masing.

 

3. Where to eat
 

 

Siapa yang tak tertarik dengan wisata kuliner? Panduan kuliner adalah termasuk salah satu panduan yang paling digemari. Dalam artikel travel, panduan ini biasanya selain memuat nama restoran, juga menerangkan jenis menu khas yang disajikan.

 

4. When to go
 

 

Untuk content creator, ini adalah bagian dari perjalanan sendiri. Kamu dapat membuat rencana content sesuai dengan kegiatan budaya yang sedang berlangsung. 

 

Misalnya, saat berencana ke Gunung Bromo di Jawa Timur. Mengapa tidak sekaligus membuat content vlog tentang acara Hari Raya Yadya Kasada yang berlangsung awal bulan Juli?

 

5. What to do
 

 

Meski terkesan tidak penting, tetapi panduan ini cukup berpengaruh. Istilahnya, supaya tidak mati gaya di tempat! Panduan ini biasanya memberi tahu apa saja yang bisa dilakukan oleh wisatawan saat berada di lokasi, seperti belanja, nonton live music, memancing, treking, bersantai dan lain-lain. 

 

Nah, agar kamu mendapat gambaran bagaiman membuat travel guide untuk generasi millenial, berikut kami tampilkan vlog dari travellergram keren, Fauzi Imam:



Share Your Comments



Contact Us

Ola.id