Di Venezuela Secangkir Kopi Harganya 2,5 Juta. Kok Bisa?

Fri Aug 24 2018 01:51:36 GMT+0700 (WIB), by Tommy Utomo
Di Venezuela Secangkir Kopi Harganya 2,5 Juta. Kok Bisa?

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

 

WebTVAsia.id - Viral People, bila kamu sedang travelling ke Venezuela  jangan kaget bila menemui harga barang yang beribu kali lipat dengan harga di Indonesia. 

 

Dilansir dari laman The Guardian, secangkir kopi misalnya harganya 2,5 juta Bolivar di ibu kota Caracas. Bandingkan dengan harga secangkir kopi di ibu kota Jakarta, yang dibandrol Rp 39.000 di pusat perbelanjaan. 

 

Atau tomat yang harganya 5,2 juta Bolivar per kilogram yang berisi enam hingga delapan butir. Bila kamu penggemar daging ayam, bersiaplah untuk meringis. Pasalnya sekor ayam utuh dihargai 14,6 miliar Bolivar.

 

Nah, pangkal masalah melonjaknya berbagai harga ini karena Venezuela sedang mengalami krisis ekonomi yang membuat hiperinflasi. Menurut teori ekonomi makro, harga barang akan berfluktuasi naik dan turun tergantung ketersediaan barang dan permintaan pasar. 

 

Sedangkan hiperinflasi adalah istilah yang digunakan saat harga-harga barang tak terkendali oleh pemerintah dan swasta. Parahnya, hal ini dibarengi dengan jatuhnya nilai tukar mata uang setempat Bolivar terhada mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat.

 

Jadi, jangan heran bila kamu harus membawa karung berisi uang kertas saat berbelanja di pasar dan toko bahan makanan.

 

Saking tidak berharganya mata uang kertas, di Venezuela ada warga yang mengubahnya menjadi kerajinan tangan, lho.

 


Duh, semoga tak kejadian disini ya.



Share Your Comments



Contact Us

Ola.id