Maudy Ayunda: Sepuluh Tahun Lagi, Aku Adalah ...

Tue Aug 14 2018 21:08:31 GMT+0700 (WIB), by Tommy Utomo
Maudy Ayunda: Sepuluh Tahun Lagi, Aku Adalah ...

Maudy Ayunda di redaksi WebTVAsia.id. (Foto: WebTVAsia) 

 

WebTVAsia.id - Penyanyi dan pemain film Ayunda Faza Maudya atau akrab disapa Maudy Ayunda membuka rahasia tentang mimpinya sepuluh tahun kedepan. 

 

Hmm,... kami tidak salah tulis, Viral People. Gadis kelahiran Jakarta pada 19 Desember 1994 tak hanya berbagai cerita tentang rencananya setelah selesai menyelesaikan kuliahnya di University of Oxford, Inggris Jurusan Politic, Philosophy, Economy, tapi juga pandangan-pandannya tentang pendidikan untuk perempuan.

 

Biar kamu nggak makin penasaran, yuk simak wawancara WebTVAsia.id dengan Maudy Aunda berikut ini:
 

Menurut kamu, seberapa penting pendidikan untuk perempuan?

 

Menurut aku pendidikan itu penting banget buat perempuan, karena pendidikan bisa memberikan education impact dan environment impact. Sebagai perempuan, dengan pendidkan yang baik, bisa menjadi ibu yang pintar mendidik buat anak-anaknya. Anak-anak menjadi penting, karena mereka nanti yang akan meneruskan Indonesia dan membangun Indonesia.

 

Bagimana rasanya menjadi orang Indonesia yang lulus di Oxford University?

 


Senang banget. Seneng karena bisa jadi representatif Indonesia. Mudah-mudahan dengan aku kuliah di sana bisa menginspirasi anak-anak Indonesia yang lain untuk kuliah disana. Atau yang sebelumnya belum kepikiran kesana, jadi kepikiran untuk kuliah disana.

 

Jadi pengalaman yang benar-benar beda banget, memberikan aku insight juga tentang kurikulum yang ada disana untuk bisa kita improve disini.

 

Sudah lulus kuliah dan karir makin cemerlang di dunia entertainment, apa yang akan dilakukan oleh seorang Maudy Ayunda? 

 

Lagi persiapan S2 buat tahun depan. Mulai merintis bisnis juga. Kalau dunia kreatif, musik, film nggak bisa ditinggalin karena panggilan dari hati. Meskipun tiga tahun terakhir sambil kuliah juga.

 

Masih ada statement: ah kalau sudah jadi artis pendidikan itu nggak penting, menurut Maudy bagaimana? 

 

Ehm, nggak bener-bener banget, tapi nggak salah juga. Menurut aku, realtif dan subyektif. Benar juga sih, maksudnya pendidikan sekarang kan tidak tidak harus formal. Maksudnya, pendidikan informal termasuk pengalaman kerja, menurut aku penting juga. 

 

Dan ada orang yang sukses tanpa pendidikan formal, itu bener ada. Jadi buat teman-teman di industri kreatif yang memang ingin menggeluti bidang kreatif dan seni nggak salah bahwa kita nggak perlu pendidikan formal terus gitu. 

 

Cuman, jadi salah kalau itu akhirnya membuat limit bagi orang-orang yang sebenarnya ingin tetap didunia seni tapi juga ingin eksplor hal lain dan mungkin untuk hal-hal lain itu tetep perlu pendidikan formal yang lebih jauh. 

 

Sekarang public figure banyak yang memiliki YouTube channel sendiri, membuat vlog sehari-hari. Apakah Maudy ada rencana juga seperti itu? 

 

Aduh, itu sudah obsesi dari lama. Makanya kalau ngelihat Boy (Boy William-red) atau kayak orang-orang bikin vlog dan mengkonsepkannya pengen banget dan terinspirasi banget. 

 

Cuman, aku tuh orangnya buat Instastory aja butuh motivasi. Aku mungkin termasuk kategori artis yang jarang Instastory, karena mungkin aku introvert sebenarnya. Orangnya pemalu dan nggak terlalu suka sharing sebenarnya. Jadi kalau Instastory, nge-vlog butuh effort lebih gitu.

 

Tapi pengen, makanya itu lagi dipikiran agar interaktif. Lagi dikonsepin punya tim dokumentasi untuk handle semua itu.

 

Sepuluh tahun dari sekarang, Maudy Ayunda menjadi sosok seperti apa?

 

Sepuluh tahun yang akan datang sudah selesai S2, mungkin juga keluar album ke-empat dimana aku yang produseri sendiri. Mungkin aku akan lebih banyak nulis lagu, mulai transisi jadi penulis lagu dibanding penyanyinya. 

 

Sambil running my own business related with my education atau yang lainnya.
 



Share Your Comments



Contact Us

Ola.id