Lebih Dekat dengan Nadia Silvarani, Penulis Novel Ada Apa Dengan Cinta

Tue Jul 24 2018 23:09:10 GMT+0700 (WIB), by Tommy Utomo
Lebih Dekat dengan Nadia Silvarani, Penulis Novel Ada Apa Dengan Cinta

Nadia Silvarani Lubis. (Foto: Instagram/@nadiasilvarani) 

 

WebTVAsia.id - Viral People, Indonesia tak pernah kekurangan penulis-penulis muda berbakat. Puluhan penulis tak hanya berkarya menulis novel yang sukses memikat pembaca. 

 

Namun, mereka juga hadir menjadi inspirasi untuk anak-anak muda yang ingin menelurkan karya besarnya dalam sebuah novel.

 

Nadia Silvarani Lubis salah satunya. Sejak novel fiksi sejarah pertamanya 'Stories from The Past' terbit tahun 2013, Nadia Silvarani terus konsisten menerbitkan buku. 

 

Kepada WebTVAsia.id, Nadia Silvarani berbagai cerita tentang inspirasinya menulis dan awal ketertarikannya dengan dunia literasi. Yuk, simak obrolan interview WebTVAsia.id dengan Nadia Silvarani Lubis berikut ini: 

 

Hai, Kak Nadia Silvarani Lubis, sedang sibuk apa sekarang? 

 

Hai Viral People, senang sekali bisa menyapa teman-teman semuanya. Kesibukan sekarang masih seputar dunia tulis menulis, tentu saja. Terus masih mengajar bahasa Perancis. 

 

Nah, sekarang mulai membuat video-video yang diupload di Youtube. Ada yang sama teman-teman saya membahas seputar profesi mereka.

 

Ada juga video belajar bahasa Perancis, bersama teman saya yang orang Perancis. Juga ada video pas jalan-jalan, gitu.  

 

Kasih bocoran dong, novel terbarunya? Kapan rencana terbit?

 

Kalau novel terbaru saya, judulnya 'Terbang' yang rilis April (2018 - red) kemarin ya, yang ada filmnya.

 

Kalau yang lagi saya tulis sekarang, cerita settingnya di Bandung.  Saya menceritakan tentang budayanya,  ada sisi sejarahnya, sisi romantis para tokohnya, dan juga bahas perempuan dan hak asasi manusia. 

 

Berat yah kelihatannya? Namun, sebenarnya ini ringan kok ceritanya.  In Sya' Allah genrenya cocok untuk dewasa muda dan remaja.

 

Sejak kapan menyukai novel dan dunia tulis menulis?
 

 

Suka sama novel sebenarnya dari kecil yah. Ketika SD, novel pertama yang saya baca 'Lima Sekawan.'

 

Masuk dunia tulis menulis, novel atau non-fiksi, sekitar sepuluh tahun lalu waktu kuliah. 

 

Awalnya, saya suka memerankan tokoh di panggung waktu tergabung di teater Sastra UI, karena tak bisa bagi antara kuliah, main teater dan kerja paruh waktu di kantor, akhirnya cabut dari teater Sastra UI.

 

Tapi dari sini terlanjur jatuh cinta memerankan karakter berbagai tokoh di teater. Kalau di teater berbagai peran pernah saya mainkan, jadi mbok jamu, peran antagonis sampai anak kecil.  

 

Akhinya dari sini mencoba memprakteknya peran melalui tulisan. Jadi, saya melakonkan peran tersebut di tulisan. Kalau di teater melakonkan karakter melalui suara, mimik, gerakan begitu juga peran di tulisan. 

 

Di tulisan, saya mencoba menjadi seseorang, membagi pola pikirnya, kehidupannya segala macam. Membangkitkan karakter melalui tokoh yang saya tulis, gitu.  

 

Tak berhenti sampai sini, Silvarani Lubis berbagai cerita untuk Viral People tentang motivasinya terus menulis.  
 



Share Your Comments



Contact Us

Ola.id